HARI RAYA PENTAKOSTA
Dipublikasikan tanggal 24 May 2026

HARI
RAYA PENTAKOSTA
24
Mei 2026
Bacaan Liturgi :
Bacaan I: Kis 2 : 1-11
Bacaan II: 1 Kor 12 : 3b-7. 12-13
Mazmur: Mzm 104 : 1ab.24ac.29c-30.31.34
Bacaan Injil: Yoh 20 : 19-23
Renungan:
Dalam situasi serba tidak pasti, gelap, di
mana kita tidak bisa melihat titik terang di depan, tidak mampu menemukan
solusi atas permasalahan, tentunya timbul rasa takut dan khawatir. Pada ayat 19
dikatakan para murid juga diliputi oleh ketakutan setelah kematian Yesus guru
terkasih mereka di atas kayu salib. Meskipun mereka telah mendengar bahwa Yesus
telah bangkit dan menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena.
Di saat ketakutan mereka berkumpul dan
mengunci pintu-pintu rumah mereka, namun Yesus hadir di tengah-tengah mereka
dan memberikan "damai sejahtera-Nya". Yesus memberikan tugas agar
para murid menjadi utusan-Nya melanjutkan misi-Nya memberitakan Injil (ayat
20). Yesus juga menghembusi mereka dengan Roh Kudus, seraya memberikan kuasa
kepada para murid mengampuni dosa (ayat 22-23).
Dalam peziarahan hidup, kita juga sering
mengalami pergumulan di mana kita mengalami ketakutan atas permasalahan yang
kita hadapi. Bahkan terkadang satu masalah belum selesai, muncul lagi masalah
lain. Namun, kita sungguh bersyukur beroleh rahmat yang sama dari Yesus seperti
yang diterima oleh para Rasul. Kita dianugerahi rahmat "Damai
sejahtera" dan "Roh Kudus" yang dicurahkan kepada kita lewat
pembaptisan yang kita terima.
Rahmat damai sejahtera dan urapan Roh Kudus
menjadi modal besar bagi kita untuk bisa menjalani hidup dengan penuh pengharapan.
Ketika kita membuka hati untuk mau mendengarkan suara Roh Kudus, maka kita juga
bisa terus merasakan kehadiran Yesus yang dengan setia berjalan mendampingi dan
menuntun kita di jalan Nya. Biarlah melalui perayaan Pentakosta turunnya Roh
Kudus atas para murid ini menjadi pengingat juga bagi kita, kalau Roh Kudus
juga telah diturunkan kepada kita. Sehingga kita juga senantiasa dimampukan di
dalam tugas perutusan kita mewartakan kabar sukacita.
PERTANYAAN REFLEKSI:
Apa yang saya lakukan ketika saya takut dan
khawatir?
Apakah saya senantiasa menghadirkan Roh
Kudus dalam menghadapi permasalahan hidup?
Sudahkah saya menjalankan misi perutusan
dari Kristus?
DOA
Dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Tuhan Yesus Kristus Sang Raja Damai, terima
kasih untuk damai sejahtera yang senantiasa Engkau hadirkan atas kami melalui
Roh Kudus saat kami tidak berdaya. Biarlah Roh Kudus yang terus memberikan
penguatan di saat kami jatuh dan lemah, penghiburan di saat kami sedih dan
kecewa, hikmat di saat kami ragu, dan pengharapan di saat kami putus asa.
Sehingga kami bisa terus menjadi saksi-saksi Mu yang unggul dan bersemangat
senantiasa. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami..
Bunda Maria Bunda Penebus kami, doakanlah kami.
Amin.
Artikel : Tim Kerasulan Kitab Suci
Santo Lukas



