POJOK DOA SANTO FRANSISKUS
Dipublikasikan tanggal 15 March 2026
POJOK DOA ST. FRANSISKUS
Menindaklanjuti himbauan dari Keuskupan Agung Jakarta agar
di setiap gereja dihadirkan Pojok Doa St. Fransiskus dalam rangka memperingati
800 tahun spiritualitas Santo Fransiskus dari Assisi, Paroki Sunter – Gereja
Santo Lukas kini telah menghadirkan Pojok Doa St. Fransiskus di dalam gereja
bagi umat dan para peziarah Tahun Yubileum khusus Santo Fransiskus Assisi 2026.
Pojok doa ini telah diberkati pada Sabtu sore, 14 Maret 2026,
oleh Romo Thomas Natalisa Tarigan, OFMConv, dan secara resmi dapat digunakan
oleh umat sebagai tempat doa dan devosi pribadi.
Kehadiran pojok doa ini juga sejalan dengan semangat ARDAS
KAJ 2026, yang mengajak umat untuk semakin menghidupi spiritualitas
kesederhanaan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap keutuhan alam ciptaan,
sebagaimana diteladankan oleh St. Fransiskus.
St. Fransiskus mengajarkan bahwa mencintai Tuhan tidak dapat
dipisahkan dari mencintai sesama dan seluruh ciptaan. Hidup sederhana, penuh
syukur, serta peduli kepada yang lemah dan kepada alam ciptaan adalah jalan
untuk semakin dekat dengan Tuhan.
Semoga melalui Pojok Doa St. Fransiskus ini, umat dapat
sejenak berhenti dari kesibukan, berdoa dengan hening, serta menimba inspirasi
dari kehidupan St. Fransiskus untuk semakin mencintai Tuhan, sesama, dan
seluruh ciptaan.
Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia Yubileum
St. Fransiskus, Bidang Peribadatan – Seksi Liturgi, Sub Seksi Dekorasi Altar,
Komsos, serta semua pihak yang telah membantu terwujudnya Pojok Doa ini.
Semoga tempat doa ini menjadi sarana yang menumbuhkan iman
dan membawa damai bagi setiap umat yang datang berdoa.
Pace e Bene.



