PESTA PELINDUNG PAROKI SUNTER
Dipublikasikan tanggal 18 October 2025

Perayaan Ekaristi Pesta Pelindung Santo Lukas Penginjil
Paroki Sunter 18 Oktober 2025
Sabtu, 18 Oktober 2025 menjadi hari penuh sukacita bagi umat Paroki Santo Lukas Sunter. Pada hari ini, seluruh umat berkumpul dalam Perayaan Ekaristi Pesta Pelindung Santo Lukas Penginjil, pelindung paroki tercinta. Ekaristi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dipimpin oleh Pastor Thomas Natalisa Tarigan OFM Conv.

Dalam antifon pembuka, Pastor Thomas mengajak umat untuk meneladani semangat dan teladan hidup Santo Lukas yang dikenal sebagai sahabat Rasul Paulus serta penulis Injil yang membawa kabar keselamatan bagi semua orang. “Hari ini kita merayakan Santo Lukas, penginjil yang adalah pelindung paroki kita. Lukas dikenal sebagai teman Paulus, dan Injil yang ditulisnya adalah Injil bagi seluruh orang persis seperti semangat Hari Misi yang kita rayakan,” ujar Pastor Thomas.

Ia melanjutkan bahwa Injil Santo Lukas menampilkan wajah Allah yang penuh kasih dan murah hati. Lukas menulis bukan hanya untuk umat tertentu, tetapi untuk semua orang, terutama bagi mereka yang miskin, tersingkir, dan menderita. Melalui kisah-kisah yang penuh kasih dan pengharapan, Lukas menegaskan bahwa keselamatan Allah adalah bagi siapa pun yang terbuka pada kasih-Nya.
“Marilah, saudara dan saudari terkasih, kita percaya bahwa melalui Gereja Santo Lukas ini, sudah banyak orang yang diselamatkan. Banyak yang telah merasakan imbas misi kasih yang Santo Lukas sebarkan. Maka marilah kita menjadi berkat, menjadikan Gereja ini sebagai sarana keselamatan bagi sesama,” pesan Pastor Thomas.

Setelah Perayaan Ekaristi usai, seluruh umat diajak untuk melanjutkan sukacita dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Pendopo Paroki Sunter. Suasana penuh keakraban terasa ketika umat, panitia, dan para pelayan saling menyapa dalam kebersamaan. Acara diisi dengan berbagai permainan dan kegiatan interaktif yang menambah keceriaan sore itu. Anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut berpartisipasi dengan semangat, menciptakan tawa dan kebersamaan yang hangat. Permainan sederhana namun penuh makna itu menghidupkan kembali semangat kekeluargaan dan kebersamaan umat paroki.
Seluruh rangkaian acara menjadi tanda nyata bahwa Paroki Sunter bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga rumah bagi umat yang saling meneguhkan dalam iman dan kasih. Melalui pesta pelindung ini, umat diajak untuk meneguhkan kembali panggilan mereka sebagai murid Kristus menjadi pewarta kabar gembira di tengah dunia, seperti Santo Lukas yang setia mewartakan kasih Allah bagi semua orang.
Semoga teladan Santo Lukas Penginjil menginspirasi kita semua untuk terus berkarya dan menjadi berkat, agar Gereja Santo Lukas Sunter semakin hidup, bersatu, dan bermisi demi kemuliaan Allah./Erl




